Jalan cintaku
Kau kekasih yang selalu kupuja disetiap nafasku
Jalan berliku’ tebing nan terjal mampu kulewati untukmu
Kau lelaki yang mampu membuatku bisu
Kau lelaki yang mampu membuatku mengindahkan alasan baru
Disela hariku kulihat dirimu singgah di pelupuk mata, Nampak jelas terukir senyum manis di
bibirmu
Dulu…bersembunyi kita dibalik indahnya bunga bermekar’ mengayuh senja
ke ujung dermaga..
Bahagia kita jalani bersama walau kadang terselip luka kau cipta…
Sempat kurasa lembut jemari mngusap isak tangisku’ tangis akan semua
sikapmu….ku tau kau perduli itu’
Melintas kau dihadapku’ bersama dia yang baru…mengayun lembut ber’iring
nada rindu…Entah apa yang ada dalam benakmu’ ya …aku hanya bisa terdiam dan
membisu…
Ingin rasanya ku memakimu’ mencampakanmu dengan yang baru’ Namun taukah
kamu ?? hati ini berat tuk melepasmu..
Seiring berjalannya waktu kau kembali ke pelukku’ berucap janji tuk
saling mengerti’ dan hingga kisah kasih terulang kembali’ Kau tarik lembut
tanganku penuh haru’ kau usap kening lalu menciumku seraya berbisik
“ aku shayank kamu” ……. Malam itu menjadi saksi’ cincin emas kau lingkarkan di jari manis ini’ terlihat jelas kau tak ingin
melepasku pergi’ menangis ku dalam
pelukmu ‘ kau sambut dengan hangat tubuhmu..
Kini kuhanya bisa menangis’ kau pergi lagi tuk tak kembali…kau
meninggalkanku ke dalam dunia baru’ dimana kutak bisa meraihmu kembali’ sempat
ku berfikir Tuhan tak pernah adil untukku’ namun tak kan ku biarkan kau sedih
akan sikapku’ …
Tak pernah terbayang kau akan pergi secepat ini’ kemarin kau masih bisa
tersenyum untukku’ kau sambut aku penuh canda ‘ kau rangkul aku di sela nafas
menderu’ Namun detik waktu memburumu sehingga kau pergi melepasku…
Kasih..Cincin emas ini akan ku simpan untukmu
Kasih..Percayalah suatu saat nanti kita kan bertemu kembali di alam
yang abadi’
Kasih..Bahagialah selalu, jangan kau cemaskan aku’ Disni ku kan selalu ‘SHAYANK KAMU’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
..komentar anda masukan berarti buat saia...:)